Gadis Terverifikasi
Sejak akhir tahun lalu aku belum berhasil menjual keperawananku, tapi bertemu dengan pria‑pria yang memberi harapan yang... entahlah. Salah satu yang sangat tua menawarkan aku pindah ke Bali sebagai sugar baby, yang lain sudah menikah dan punya anak, tapi menawarkan bertemu untuk uang tiga kali seminggu. Aku akan pilih keduanya, dan, ya, selamat tinggal, Kampung Sial, halo, Makassar!